<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sejarah Kesultanan Gowa</title>
	<atom:link href="http://gowakingdom.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gowakingdom.wordpress.com</link>
	<description>Mengenang Sejarah Demi Kebangkitan Di Masa Depan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 May 2011 04:28:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gowakingdom.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sejarah Kesultanan Gowa</title>
		<link>http://gowakingdom.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gowakingdom.wordpress.com/osd.xml" title="Sejarah Kesultanan Gowa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gowakingdom.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Suhu normal tubuh manusia</title>
		<link>http://gowakingdom.wordpress.com/2011/05/30/suhu-normal-tubuh-manusia/</link>
		<comments>http://gowakingdom.wordpress.com/2011/05/30/suhu-normal-tubuh-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 May 2011 04:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salajangki</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah gowa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://gowakingdom.wordpress.com/2011/05/30/suhu-normal-tubuh-manusia/</guid>
		<description><![CDATA[Suhu normal tubuh manusia , juga dikenal sebagai normothermia atau euthermia , adalah sebuah konsep yang tergantung pada tempat di tubuh di mana pengukuran dilakukan, dan waktu hari dan tingkat aktivitas seseorang. Tidak ada nomor tunggal yang merupakan temperatur normal atau sehat untuk semua orang dalam semua keadaan menggunakan tempat pengukuran. bagian-bagian dari tubuh memiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=26&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>Suhu normal tubuh manusia</b> , juga dikenal sebagai <i>normothermia</i> atau <i>euthermia</i> , adalah sebuah konsep yang tergantung pada tempat di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Human_body">tubuh</a> di mana pengukuran dilakukan, dan waktu hari dan tingkat aktivitas seseorang. Tidak ada nomor tunggal yang merupakan temperatur normal atau sehat untuk semua orang dalam semua keadaan menggunakan tempat pengukuran.</p>
<p>bagian-bagian dari tubuh memiliki temperatur yang berbeda. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rectal">rektum</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a> pengukuran, atau pengukuran yang dilakukan secara langsung di dalam rongga tubuh, biasanya sedikit lebih tinggi daripada pengukuran oral, dan pengukuran oral agak lebih tinggi dari suhu kulit. Menerima rata-rata suhu tubuh inti umum (diambil secara internal) adalah 37,0 ° C ( 98,6 ° F ). The oral khas (di bawah lidah) pengukuran sedikit lebih dingin, di 36,8 ± 0,7 ° C , atau 98,2 ± 1,3 ° F . <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Mac-0">[ 1 ] </a></sup><sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Elert2005-1">[ 2 ]</a></sup> Di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Russia">Rusia</a> dan negara-negara Soviet, yang dikutip nilai umum adalah 36,6 ° C (97,9 ° F) , didasarkan pada ketiak (axillary) membaca. Meskipun beberapa orang berpikir angka-angka ini mewakili suhu normal, berbagai suhu telah ditemukan pada orang sehat. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-CC09-2">[ 3 ]</a></sup> Dalam sampel orang dewasa normal dan perempuan, rentang diamati untuk temperatur oral 33,2-38,2 ° C ( 92-101 ° F), untuk rektal itu adalah 34,4-37,8 ° C (94-100 ° F), untuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tympanic_cavity">rongga Timpani</a> itu adalah 35,4-37,8 ° C (96-100 ° F) dan untuk ketiak itu adalah 35,5-37,0 ° C (96-99 ° F). <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-3">[ 4 ]</a></sup></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/File:Biological_clock_human.svg"><img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/30/Biological_clock_human.svg/444px-Biological_clock_human.svg.png" width="444" height="229" /></a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/File:Biological_clock_human.svg"><img alt="" src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png" width="15" height="11" /></a></p>
<p>Variasi suhu tubuh adalah bagian dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Circadian_rhythm">ritme sirkadian</a> (lihat pada pukul 4:30 dan 19:00).</p>
<p>Waktu hari dan keadaan lainnya juga mempengaruhi suhu tubuh. Tubuh temperatur inti dari seorang individu cenderung untuk memiliki nilai terendah pada paruh kedua dari siklus tidur; titik terendah, disebut <a href="http://en.wiktionary.org/wiki/nadir#Noun">nadir</a> , adalah salah satu penanda utama untuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Circadian_rhythm">ritme sirkadian</a> . Suhu tubuh juga berubah ketika seseorang lapar, mengantuk, atau dingin.</p>
<h4>Isi</h4>
<p> [ <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#">hide</a> ]
<ul>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#History">1 Sejarah</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Variations">2 Variasi</a>
<ul>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Natural_rhythms">2.1 Alam irama</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Variations_due_to_measurement_methods">2.2 Variasi karena metode pengukuran</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Variations_due_to_outside_factors">2.3 Variasi karena faktor luar</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Specific_temperature_concepts">3 konsep suhu Khusus</a>
<ul>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Fever">3.1 Demam</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Hyperthermia">3.2 Hipertermia</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Hypothermia">3.3 Hipotermia</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Basal_body_temperature">3.4 suhu tubuh Basal</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Core_temperature">3.5 Core suhu</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Methods_of_measurement">4 Metode pengukuran</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#Measurement_devices">5 Pengukuran perangkat</a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#References">6 Referensi</a></li>
</ul>
<h4>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=1">sunting</a> ] Sejarah</h4>
<p>Pada awal abad 18, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fahrenheit#History">Gabriel Fahrenheit</a> awalnya digunakan suhu tubuh manusia sebagai titik acuan untuk skala suhu tubuhnya, mendefinisikan itu menjadi 100 ° F. Kemudian redefinisi skala untuk menggunakan titik didih air sebagai titik acuan menyebabkan nilai numerik untuk suhu tubuh normal melayang.</p>
<p>Pada 1861, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Carl_Reinhold_August_Wunderlich">Carl Reinhold Agustus Wunderlich</a> merilis ringkasan nya ketiak, atau aksiler, suhu dua puluh lima ribu orang, dan melaporkan artinya menjadi 37,0 ° C (98,6 ° F) , dengan kisaran 36,25 ° C (97,25 ° F ) untuk 37,5 ° C (99,5 ° F) <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Wunderlich-4">[ 5 ] </a></sup><sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Mac-0">[ 1 ]</a></sup> . Dia juga mengidentifikasi variasi alam di suhu sepanjang hari dan variasi antara individu-individu, serta perbedaan berdasarkan jenis kelamin dan usia, yang diabaikan dalam mendukung nomor tunggal disederhanakan. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> &#8216;s termometer Wunderlich tidak <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Calibrated">dikalibrasi</a> dengan standar pengaturan-tahun 1861, tidak ada standar telah disepakati dan ia tidak pernah menjelaskan metodenya untuk mengkompilasi dan menggambarkan data yang ia koleksi, yang akan menjadi tugas yang monumental sebelum ketersediaan mesin hitung dasar. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> Yang masih hidup, termometer buatan tangan reads secara signifikan lebih tinggi daripada termometer modern. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup></p>
<h4> Variasi</h4>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/File:Body_Temp_Variation.png"><img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/05/Body_Temp_Variation.png/250px-Body_Temp_Variation.png" width="250" height="149" /></a></p>
<p>&#160;</p>
<p>Diurnal variasi suhu tubuh, mulai dari sekitar 37,5 ° C 10:00-6:00, dan jatuh ke sekitar 36,4 ° C 2:00-6:00</p>
<p>Kontrol suhu ( <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thermoregulation">termoregulasi</a> ) adalah bagian dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Homeostatic">homeostasis</a> mekanisme yang menjaga organisme optimum <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Operating_temperature">suhu operasi</a> , karena mempengaruhi laju <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chemical_reaction">reaksi kimia</a> . Dalam <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Human">manusia</a> suhu oral rata-rata adalah 36,8 ° C (98,2 ° F) , meskipun bervariasi antara individu. Namun, seseorang tidak selalu memiliki suhu yang sama persis setiap saat sepanjang hari. Suhu siklus teratur naik dan turun sepanjang hari, sebagaimana yang dikendalikan oleh orang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Circadian_rhythm">ritme sirkadian</a> . Suhu terendah terjadi sekitar dua jam sebelum orang biasanya bangun. Selain itu, suhu berubah sesuai dengan aktivitas dan faktor eksternal. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup></p>
<p>Suhu tubuh normal mungkin berbeda sebanyak 0,5 ° C ( 1.0 ° F ) antara individu atau dari hari ke hari.</p>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=3">sunting</a> ] irama Alam</h5>
<p>Suhu tubuh biasanya berfluktuasi sepanjang hari, dengan tingkat terendah sekitar 4 pagi dan tertinggi di sore hari, 4:00-6:00 <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Mac-0">[ 1 ] </a></sup><sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-7">[ 8 ]</a></sup> (asumsi orang tidur pada malam hari dan tetap terjaga selama hari). Oleh karena itu, suhu oral 37,2 ° C ( 99,0 ° F ) akan, tegasnya, normal di siang hari tapi tidak di pagi hari. Suhu Tubuh Seorang individu biasanya perubahan dengan sekitar 0,5 ° C ( 0.9 ° F ) antara tertinggi dan terendah poin nya setiap hari. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Mac-0">[ 1 ]</a></sup></p>
<p>suhu tubuh sensitif terhadap hormon banyak, sehingga wanita memiliki irama temperatur yang bervariasi dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Menstrual_cycle">siklus menstruasi</a> , disebut <i>circamensal</i> irama. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup> Seorang wanita <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Basal_body_temperature">suhu tubuh basal</a> meningkat tajam setelah ovulasi, seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Estrogen">estrogen</a> menurunkan produksi dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Progesterone">progesteron</a> meningkat. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fertility_awareness">Fertilitas kesadaran</a> program menggunakan perubahan ini diperkirakan untuk mengidentifikasi ketika seorang wanita mampu menjadi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pregnant">hamil</a> . Selama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Luteal_phase">fase luteal</a> dari siklus haid, baik terendah dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mesor">suhu rata-rata</a> sedikit lebih tinggi dari pada bagian lain siklus. Namun, jumlah yang suhu naik selama setiap hari sedikit lebih rendah dari khas, sehingga suhu tertinggi hari ini tidak terlalu jauh lebih tinggi dari biasanya. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ] </a></sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hormonal_contraceptive">kontrasepsi hormonal</a> baik menekan irama circamensal dan meningkatkan suhu tubuh khas sekitar 0.6 ° C ( 1.1 ° F ). <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup></p>
<p>Suhu juga bervariasi dengan perubahan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Season">musim</a> selama setiap tahun. Pola ini disebut <i>circannual</i> irama. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> Studi variasi musiman telah menghasilkan hasil yang tidak konsisten. Masyarakat yang tinggal di iklim yang berbeda mungkin memiliki pola musiman yang berbeda.</p>
<p>Meningkatkan kebugaran fisik meningkatkan jumlah variasi setiap hari di suhu. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup></p>
<p>Dengan usia meningkat, baik suhu tubuh rata-rata dan jumlah variabilitas harian suhu tubuh cenderung menurun. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> pasien Lansia mungkin memiliki kemampuan yang menurun untuk menghasilkan panas tubuh saat demam, sehingga bahkan sebuah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Low-grade_fever">peningkatan suhu agak</a> dapat menunjukkan serius penyebab yang mendasari pada <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Geriatrics">geriatri</a> .</p>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=4">sunting</a> ] Variasi karena metode pengukuran</h5>
<p>Berbagai metode digunakan untuk mengukur suhu menghasilkan hasil yang berbeda.</p>
<p>Secara umum, oral, dubur, usus, dan suhu tubuh inti, meskipun sedikit berbeda, baik-berkorelasi, dengan suhu oral menjadi yang terendah dari empat.</p>
<p>suhu oral dipengaruhi oleh minum,, merokok mengunyah, dan bernapas dengan mulut terbuka. minuman dingin atau makanan mengurangi suhu lisan;, minuman panas, mengunyah makanan, dan merokok meningkatkan oral. suhu panas <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup></p>
<p>Aksila (ketiak), timpani (telinga), dan suhu kulit berbasis berkorelasi relatif buruk dengan suhu inti tubuh. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> Timpani pengukuran menjalankan lebih tinggi dari inti tubuh pengukuran dan dubur, dan suhu aksila menjalankan lebih rendah. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> Tubuh menggunakan kulit sebagai alat untuk menaikkan atau menurunkan suhu inti tubuh, yang berdampak pada suhu kulit. Suhu berbasis Kulit lebih bervariasi dibandingkan situs pengukuran lain. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> temperatur puncak harian untuk pengukuran ketiak tertinggal sekitar tiga jam di belakang seluruh tubuh. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly1-5">[ 6 ]</a></sup> Kulit suhu juga lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor luar, seperti pakaian dan suhu udara.</p>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=5">sunting</a> ] Variasi karena faktor luar</h5>
<p>Banyak faktor di luar mempengaruhi suhu diukur juga. &quot;Normal&quot; nilai umumnya diberikan untuk, non sehat-puasa dewasa dinyatakan, berpakaian nyaman, di dalam ruangan, di ruangan yang disimpan pada suhu ruangan normal ( 22,7 sampai 24,4 ° C atau 73 untuk 76 ° F ), pada pagi hari , tetapi tidak lama setelah timbul dari tidur. Selanjutnya, untuk suhu oral, subjek tidak harus makan, minum, atau apa pun merokok di setidaknya sebelumnya 15-20 menit, karena suhu dari makanan, minuman, atau merokok secara dramatis dapat mempengaruhi pembacaan.</p>
<p>Temperatur meningkat setelah makan atau minum apa pun dengan kalori. pembatasan kalori, seperti untuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Weight-loss_diet">badan diet berat badan</a> , mengurangi suhu tubuh secara keseluruhan. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup> Minum <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Alcohol">alkohol</a> mengurangi jumlah berubah setiap hari, sedikit menurunkan suhu siang hari dan terasa meningkatkan temperatur malam hari. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup></p>
<p>Latihan meningkatkan suhu tubuh. Pada orang dewasa, peningkatan yang terlihat biasanya memerlukan latihan berat atau berolahraga dipertahankan selama waktu yang signifikan. Anak-anak mengembangkan suhu yang lebih tinggi dengan kegiatan ringan, seperti bermain.</p>
<p>Faktor psikologis juga mempengaruhi suhu tubuh: orang yang sangat bersemangat sering kali memiliki suhu tinggi.</p>
<p>Memakai pakaian yang lebih memperlambat perubahan suhu harian dan meningkatkan suhu tubuh. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup> Demikian pula, tidur dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Electric_blanket">selimut listrik</a> meningkatkan suhu tubuh pada malam hari. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup></p>
<p>gangguan tidur juga mempengaruhi suhu. Biasanya, suhu tubuh menurun dengan tajam pada tidur normal seseorang dan sepanjang malam. Jangka pendek <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sleep_deprivation">kurang tidur</a> menghasilkan suhu yang lebih tinggi pada malam hari dari biasanya, namun jangka panjang kurang tidur muncul untuk mengurangi suhu. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ] </a></sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Insomnia">Insomnia</a> dan kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan dan kemudian tetes kecil suhu tubuh. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup> Demikian pula, bangun Facebook luar biasa awal, tidur di, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jet_lag">jet lag</a> dan perubahan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Shift_work">shift kerja</a> jadwal dapat mempengaruhi suhu tubuh. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Kelly-6">[ 7 ]</a></sup></p>
<h4>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=6">sunting</a> ] konsep suhu Khusus</h4>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=7">sunting</a> ] Demam</h5>
<p>Artikel utama: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fever">Demam</a></p>
<p>Sebuah setpoint suhu adalah tingkat di mana tubuh berusaha untuk mempertahankan suhu. Ketika setpoint dinaikkan, hasilnya adalah demam. Sebagian besar demam disebabkan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Infectious_disease">penyakit menular</a> dan dapat diturunkan, jika diinginkan, dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Antipyretic">antipiretik</a> obat.</p>
<p>Organisme pada suhu optimum dianggap <i>afebrile</i> atau <i>apyrexic</i> , yang berarti &quot;tanpa demam&quot;. Jika suhu dinaikkan, tetapi setpoint tidak dinaikkan, maka hasilnya adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hyperthermia">hipertermia</a> .</p>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=8">sunting</a> ] hipertermia</h5>
<p>Artikel utama: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hyperthermia">hipertermia</a></p>
<p>Hipertermia terjadi ketika tubuh memproduksi atau menyerap panas lebih dari itu bisa menghilang. Hal ini biasanya disebabkan oleh terlalu lama terkena suhu tinggi. The-mengatur mekanisme panas tubuh akhirnya menjadi kewalahan dan tidak mampu menangani secara efektif dengan panas, menyebabkan suhu tubuh naik tak terkendali. Hipertermia pada atau di atas sekitar 40 ° C ( 104 ° F ) adalah mengancam medis darurat-kehidupan yang membutuhkan perawatan segera. Gejala umum termasuk sakit kepala, kebingungan, dan kelelahan. Jika berkeringat menyebabkan dehidrasi, maka orang yang terkena mungkin telah kering, kulit merah.</p>
<p>Dalam pengaturan medis, hipertermia ringan yang biasa disebut <i>kelelahan panas</i> atau <i>sujud panas</i> , hyperthermia parah disebut <i>stroke panas</i> . Heat stroke mungkin datang tiba-tiba, tetapi biasanya mengikuti tahap ringan tidak diobati. Pengobatan melibatkan pendinginan dan rehidrasi tubuh, mengurangi demam-obat tidak berguna untuk kondisi ini. Hal ini dapat dilakukan melalui keluar dari sinar matahari langsung ke lingkungan yang lebih dingin dan teduh, minum air, menghapus pakaian yang mungkin tetap panas dekat dengan tubuh, atau duduk di depan kipas angin. Mandi di air hangat atau dingin, atau bahkan hanya mencuci muka dan daerah lainnya terkena kulit, dapat membantu.</p>
<p>Dengan demam, suhu inti tubuh naik ke suhu yang lebih tinggi melalui aksi dari bagian otak yang mengontrol suhu tubuh; dengan hipertermia, suhu tubuh diangkat tanpa persetujuan dari pusat kontrol panas.</p>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=9">sunting</a> ] Hipotermia</h5>
<p>Artikel utama: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hypothermia">Hipotermia</a></p>
<p>Dalam hipotermia, suhu tubuh turun di bawah yang dibutuhkan untuk metabolisme normal dan fungsi tubuh. Pada manusia, ini biasanya disebabkan oleh paparan berlebihan terhadap udara dingin atau air, tapi bisa <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Therapeutic_hypothermia">sengaja diinduksi sebagai pengobatan medis</a> . Gejala biasanya muncul ketika suhu inti tetes Tubuh dengan 1 &#8211; 2 ° C ( 1,8 &#8211; 3,6 ° F ) di bawah temperatur normal.</p>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=10">sunting</a> ] suhu tubuh Basal</h5>
<p>Artikel utama: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Basal_body_temperature">suhu tubuh Basal</a></p>
<p>suhu tubuh basal adalah suhu terendah dicapai oleh tubuh saat istirahat (biasanya saat tidur). Hal ini umumnya diukur segera setelah kebangkitan dan sebelum aktivitas fisik telah dilakukan, meskipun suhu diukur pada waktu yang agak lebih tinggi dari suhu tubuh basal benar. Pada wanita, suhu berbeda pada berbagai titik dalam <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Menstrual_cycle">siklus menstruasi</a> , dan ini dapat digunakan untuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fertility_awareness">keluarga berencana</a> .</p>
<h5>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=11">sunting</a> ] suhu Core</h5>
<p><b>suhu Core</b> , juga disebut <b>suhu tubuh inti</b> , adalah operasi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature">suhu</a> suatu <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Organism">organisme</a> , khususnya dalam struktur-struktur dalam tubuh seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Liver">hati</a> , dibandingkan dengan suhu jaringan perifer. Core suhu biasanya dipertahankan dalam kisaran yang sempit sehingga reaksi enzimatik penting dapat terjadi. Signifikan temperatur inti elevasi ( <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hyperthermia">hipertermia</a> ) atau depresi ( <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hypothermia">hipotermia</a> ) yang berkepanjangan selama lebih dari periode singkat waktu tidak sesuai dengan kehidupan manusia.</p>
<p>Suhu pemeriksaan di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rectum">rektum</a> adalah tradisional <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Gold_standard_%28test%29">standar emas</a> pengukuran yang digunakan untuk memperkirakan suhu inti (suhu oral dipengaruhi oleh atau dingin minuman panas dan mulut-pernafasan). Suhu rektal diharapkan dapat menjadi kira-kira satu derajat Fahrenheit lebih tinggi daripada suhu oral diambil pada orang yang sama pada waktu yang sama. Termometer Telinga mengukur suhu gendang telinga menggunakan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Infrared">inframerah</a> sensor. Pasokan darah ke <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tympanic_membrane">membran timpani</a> dibagi dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Brain">otak</a> . Namun, metode mengukur suhu tubuh tidak seakurat pengukuran dubur dan memiliki sensitivitas rendah untuk demam, hilang tiga atau empat dari setiap sepuluh demam pada anak-anak. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-8">[ 9 ]</a></sup> Telinga pengukuran suhu mungkin diterima untuk mengamati tren suhu tubuh tetapi kurang berguna dalam konsisten mengidentifikasi demam.</p>
<p>Sampai saat ini, pengukuran langsung dari suhu tubuh inti yang diperlukan penyisipan bedah probe, sehingga berbagai metode tidak langsung telah umum digunakan. Sementara <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rectum">dubur</a> atau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a> suhu umumnya dianggap memberikan penilaian yang paling akurat suhu inti tubuh, khususnya di hipotermia, pencatatan tidak disukai oleh pasien dan staf medis sama. Pada awal 2000-an, ingestible <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thermistor">termistor</a> dalam <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Capsule_%28pharmacy%29">kapsul</a> bentuk diproduksi, sehingga suhu di dalam <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Digestive_tract">saluran pencernaan</a> akan ditransmisikan ke penerima eksternal; satu studi menemukan bahwa ini adalah sebanding pada akurasi untuk pengukuran suhu rektal. <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-9">[ 10 ]</a></sup></p>
<h4>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=12">sunting</a> ] Metode pengukuran</h4>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/File:Clinical_thermometer_38.7.JPG"><img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/93/Clinical_thermometer_38.7.JPG/220px-Clinical_thermometer_38.7.JPG" width="220" height="136" /></a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/File:Clinical_thermometer_38.7.JPG"><img alt="" src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png" width="15" height="11" /></a></p>
<p>A <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Medical_thermometer">/ klinis medis termometer</a> menunjukkan suhu 38.7 ° C</p>
<p>Mengambil pasien <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature">suhu</a> merupakan bagian awal penuh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Clinical_examination">pemeriksaan klinis</a> . Situs yang digunakan untuk pengukuran meliputi:</p>
<ul>
<li>Dalam (suhu rektal) anus</li>
<li>Dalam mulut (suhu oral)</li>
<li>Di bawah lengan (suhu aksila)</li>
<li>Di telinga (suhu timpani)</li>
<li>Dalam <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a> (suhu vagina)</li>
<li>Pada kulit dahi</li>
<li>Selama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temporal_artery">arteri temporal</a></li>
<li>Dalam usus (dengan menelan termometer kecil)</li>
</ul>
<p>Pembacaan suhu tergantung pada bagian tubuh yang diukur. Suhu siang hari yang khas di antara orang dewasa sehat adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Suhu di anus (dubur / anus), vagina, atau di telinga (berhubung dgn telinga) adalah sekitar 37,6 ° C ( 99,7 ° F ) <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Elert2005-1">[ 2 ]</a></sup></li>
<li>Suhu di dalam mulut (oral) adalah sekitar 36,8 ° C ( 98,2 ° F ) <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Mac-0">[ 1 ]</a></sup></li>
<li>Suhu di bawah lengan (ketiak) adalah sekitar 36,4 ° C ( 97,6 ° F ) <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Elert2005-1">[ 2 ]</a></sup></li>
</ul>
<p>Suhu tubuh normal manusia bervariasi sedikit dari orang ke orang dan pada saat hari. Akibatnya, setiap tipe pengukuran memiliki berbagai suhu normal. Rentang untuk temperatur normal tubuh manusia, diambil secara lisan, adalah 36,8 ± 0,7 ° C ( 98,2 ± 1,3 ° F ). <sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temperature_examination#cite_note-Mac-0">[ 1 ]</a></sup> Ini berarti bahwa setiap suhu oral antara 36,1 dan 37,5 ° C ( 96,9 dan 99,5 ° F ) cenderung normal.</p>
<p>The <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temporal_artery">arteri temporal</a> dekat dengan permukaan kulit sehingga dapat diakses untuk membaca. Arteri temporal dihubungkan ke jantung dengan arteri karotid yang langsung berhubungan dengan aorta. Ini merupakan bagian dari batang utama sistem arteri. Selama ini aliran darah pasien tetap dan teratur, metode ini memungkinkan pengukuran tepat dari suhu.</p>
<h4>[ <a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Normal_human_body_temperature&amp;action=edit&amp;section=13">sunting</a> ] perangkat Pengukuran</h4>
<p>Artikel utama: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thermometer">Termometer</a></p>
<p>Ada risiko cedera dari retak termometer kaca asli jika terlalu memaksa banyak diterapkan oleh gigi untuk menahan mereka di tempat dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Alcohol">alkohol</a> atau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mercury_%28element%29">merkuri</a> isinya beracun. Hal ini dihindari dengan menggunakan <b>termometer elektronik</b> yang terbuat dari plastik padat dan menggunakan logam ( <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thermocouple">termokopel</a> ) sensor.</p>
<p>Sebuah <b>termometer strip plastik</b> diletakkan di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Forehead">dahi</a> memberikan perkiraan membaca lokal, yang tergantung untuk sebagian besar pada suhu udara ambien dan efek sirkulasi lokal. Menggunakan termometer untuk mencatat temperatur di bawah ketiak kurang dipengaruhi oleh suhu udara sekitarnya, tetapi masih rentan terhadap menyimpang dari suhu inti true jika ada perubahan dalam sirkulasi darah.</p>
<p>Sejak tahun 2000, kecil <b>termometer telinga</b> telah tersedia dan diperkirakan bahwa <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eardrum">gendang telinga</a> erat suhu cermin nilai-nilai inti. Ini bekerja dengan mendeteksi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Infrared">inframerah</a> emisi panas dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tympanic_membrane">membran timpani</a> dan pengukuran cepat diambil dalam satu detik membuat mereka populer untuk digunakan dengan anak-anak. Sementara tampilan elektronik dari nilai suhu lebih mudah dibaca daripada menafsirkan tanda kelulusan pada termometer, ada beberapa kekhawatiran atas akurasi termometer telinga di digunakan di rumah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gowakingdom.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gowakingdom.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gowakingdom.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gowakingdom.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gowakingdom.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gowakingdom.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gowakingdom.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gowakingdom.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gowakingdom.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gowakingdom.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gowakingdom.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gowakingdom.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gowakingdom.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gowakingdom.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=26&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gowakingdom.wordpress.com/2011/05/30/suhu-normal-tubuh-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/227758612019926b6a77754c95f932b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">salajangki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/30/Biological_clock_human.svg/444px-Biological_clock_human.svg.png" medium="image" />

		<media:content url="http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/05/Body_Temp_Variation.png/250px-Body_Temp_Variation.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/93/Clinical_thermometer_38.7.JPG/220px-Clinical_thermometer_38.7.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://bits.wikimedia.org/skins-1.17/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pemilihan dan Pengangkatan Seorang Raja Gowa</title>
		<link>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/pemilihan-dan-pengangkatan-seorang-raja-gowa/</link>
		<comments>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/pemilihan-dan-pengangkatan-seorang-raja-gowa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 02:15:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salajangki</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah gowa]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[kesultanan gowa]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan raja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gowakingdom.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Soal pemilihan dan pengangkatan raja banyak menimbulkan peristiwa-peristiwa dan masalah-masalah yang pelik serta rumit. Hal ini sedikit atau banyak memberikan pengaruh kepada perkembangan sejarah Indonesia, terutama sejarah Indonesia pada masa yang lampau. Oleh karena itu, soal pemilihan dan pengangkatan raja perlu juga disinggung di sini. Hal ini erat pula hubungannya dengan sejarah Sultan Hasanudin, karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=20&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Soal pemilihan dan pengangkatan raja banyak menimbulkan peristiwa-peristiwa dan masalah-masalah yang pelik serta rumit. Hal ini sedikit atau banyak memberikan pengaruh kepada perkembangan sejarah Indonesia, terutama sejarah Indonesia pada masa yang lampau. Oleh karena itu, soal pemilihan dan pengangkatan raja perlu juga disinggung di sini. Hal ini erat pula hubungannya dengan sejarah Sultan Hasanudin, karena soal pemilihan dan pengangkatan Sultan Hasanudin menjadi raja Gowa yang ke-16 sering diperbincangkan orang. </p>
<p>Sering dikatakan bahwa sungguhpun bukan “<strong>anak pattola</strong>&#8221; atau tidak &#8220;<strong>maddara takku</strong>&#8221; yakni putera mahkota yang paling memenuhi syarat menurut adat di Gowa, namun Sultan Hasa¬nudin dapat juga menaiki tahta Kerajaan Gowa yang sedang berada di atas puncak kejayaannya. </p>
<p>Di dalam sejarah sering kita dapat melihat dengan jelas, bahwa sitem feodalisme dalam perwakilan (polygami) mengandung unsur perpecahan. Hal ini timbul setelah raja yang memerintah wafat dan muncul persoalan siapa gerangan yang berhak menjadi raja. Perganti¬an raja sering menimbulkan perpecahan, bahkan peperangan di antara golongan-golongan keturunan raja yang merasa berhak menjadi raja. Maka terjadilah peperangan memperebutkan mahkota, tentang siapa yang akan menjadi raja. </p>
<p>Peperangan-peperangan seperti ini terkenal dengan nama &#8220;<strong>Perang Mahkota</strong>&#8221; atau &#8220;<strong>Perang Suksesi</strong>&#8220;. Di dalam sejarah Indonesia banyak contoh yang dapat kita kemukakan bahwa perang mahkota sering mengundang dan memberi peluang kepada kaum penjajah untuk mengadakan intervensi dan mencampuri urusan dalam negeri kita. Misalnya di Jawa: Perebutan mahkota antara Sunan Amangkurat III alias Sunan Mas dan Pangeran Puger yang kemudian bergelar Sunan Paku Buwono I. Demikianlah pula perang mahkota antara Paku Buwono II, Paku Buwono III dan Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I. Perang mahkota ini menyebabkan Kerajaan Mataram yang sudah me¬ngecil itu pecah lagi menjadi dua Kerajaan yakni: Kerajaan Sala atau Surakarta dan Kerajaan Yogyakarta. </p>
<p>Di Banten pun terjadi perang saudara antara Sultan Agung Tirtayasa dan putra baginda yang terkenal dengan nama Sultan Haji. Setiap perang saudara atau perang mahkota itu VOC selalu menda¬pat peluang dan selalu pula mempergunakannya untuk mengadakan apa yar-g sekarang terkenal dengan nama intervensi. Dan setiap inter¬vensi atau campur tangan VOC itu pasti merugikan kerajaan yang dicampurinya. Alasan kaum penjajah selalu muluk-muluk dan ber¬usaha membela serta membenarkan usaha kolonialnya: Untuk mem¬bantu menegakkan keadilan, demi keamanan dan ketertiban, sesuai sejak dahulu kala dan sebagainya.<br />
Untuk menggantikan raja yang wafat atau turun dari takhta kerajaan, biasanya dipilih calon yang memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh adat . Biasanya yang dipilih ialah anak sulung raja. Karena raja biasanya mempunyai isteri lebih dari satu orang, maka timbul berbagai persoalan. Namun yang paling memenuhi syarat ialah anak raja yang ibunya paling tinggi tingkat kebangsawannya. </p>
<p>Jadi yang terpilih biasanya putera sulung dari permaisuri atau dari ibu yang derajat kebangsawanannya setingkat dengan raja sendiri. Di dalam bahasa daerah anak yang demikian disebut &#8220;maddara takku&#8221; atau&#8221; anak pattola&#8221;. </p>
<p>Tetapi sering pula terjadi, raja itu kawin dengan seorang puteri raja yang setingkat taraf kebangsawanannya dengan baginda sebelum baginda menjadi raja. Kemudian baginda menjadi raja dan isteri baginda itu sering dengan sendirinya pula terangkat menjadi pemaisuri. Anak -anak baginda dari isteri atau permaisuri itu ada yang lahir se¬belum baginda menjadi raja dan ada pula yang lahir sesudah baginda menaiki takhta kerajaan, menurut adat, lazimnya yang dianggap lebih memenuhi syarat ialah anak raja yang tertua sesudah ayahnya dino¬batkan menjadi raja, ada yang mengatakan bahwa anak raja yang lahir sebelum ayahnya dinobatkan menjadi raja, sebenarnya bukan putera mahkota, bukan anak pattola dalam arti yang mumi, karena pada waktu lahir ayahnya masih berstatus pangeran. </p>
<p>Hal-hal seperti inilah yang sering menimbulkan keruwetan di antara anak-anak raja yang berambisi dan merasa dirinya berhak menjadi raja. Maka timbul percekcokan dan pertikaian, bahkan peperangan antara mereka yang berambisi dan merasa dirinya berhak menjadi raja. </p>
<p>Jikalau raja wafat dan baginda tidak mempunyai seorang anak atau seorang keturunan pun, maka sering pula dipilih dan diangkat salah seorang saudara raja itu atau salah seorang keluarga terdekat baginda, yang terpilih menurut adat biasanya saudara atau keluarga terdekat raja yang paling tinggi derajat kebangsawanannya. Bahkan sering pula terjadi orang yang terpilih itu sudah diangkat menjadi raja di daerah lain. Namun calon raja itu haruslah masih ada hubungan kekeluargaannya yang erat dengan raja yang wafat itu atau dengan raja yang pernah memerintah di kerajaan itu. </p>
<p>Untuk Kerajaan Gowa, raja itu haruslah seorang keturunan dari Tumanurunga ri Tammalate. Mengapa saudara atau keluarga terdekat raja yang wafat itu dapat menjadi raja di daerah lain? Mungkin karena perkawinannya dengan puteri raja di daerah itu. Mungkin pula karena dari pihak ibu beliau scorang keturunan dari raja di suatu daerah yang kemudian memilih¬nya menjadi raja. Dengan ini jelas pulalah bahwa juga di Sulawesi Selatan seorang raja dapat memperluas kekuasaan, kerajaan atau pengaruhnya dengan mengawinkan anak atau anak-anaknya dengan anak atau anak-anak raja di kerajaan lain. Pada umumnya seorang raja pada masa dahulu kala dapat memperluas kekuasaan dan peng¬aruhnya melalui peperangan. Dengan mengalahkan dan menaklukkan daerah-daerah lain seorang raja memperluas kerajaannya serta memperbesar kekuasaannya. </p>
<p>Menurut adat kelaziman dan di kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan khususnya, syarat utama untuk menjadi raja, antara lain ialah orang itu sedapat mungkin harus seorang yang &#8220;manddara takku&#8221; atau &#8220;anak pattola&#8221;. Tegasnya, orang itu haruslah seorang yang berdarah bangsawan &#8220;kelas wahid&#8221;. Hal ini dapat kita baca di dalam buku “<strong>Verwantchap, stand en sexe in Zuid Celebes</strong>&#8221; keluaran J.B. Wolters-Groningen, Djakarta 1950 yang dikarang atau disusun oleh <strong>Dr. H. Th Chabot</strong>. Pada halaman 121 buku tersebut jikalau diterjemahkan dengan bebas dapat kita baca antara lain sebagai berikut: &#8220;Raja di pandang mempunyai darah bangsawan yang semumi-murninya dan mempunyai sifat-sifat pribadi dalam potensi yang setinggi-tingginya&#8221;. Kedua hal atau syarat itulah yang diharapkan oleh orang-orang Makassar dari seorang pemimpin. Jikalau seorang raja memenuhi kedua syarat itu (darah bangsawan yang semurni-murninya dan sifat-pribadi yang menonjol), maka akan terbukti bahwa baginda dapat memperluas daerahnya dan menambah jumlah rakyatnya. Jikalau seseorang raja tidak memenuhi kedua syarat itu, kerapkali terjadi perpecahan di dalam kerajaan itu. Perpecahan itu sering dimulai di dalam keluarga raja sendiri. Sering sekali terjadi bahwa pada suatu pergantian raja sudah dapat dilihat dengan jelas pertentangan antara: Anak raja yang mempunyai hak secara formal, karena ia anak laki-laki yang tertua atau karena ia di-pandang mempunyai darah bangsawan yang semurni-murninya dan anak raja yang memiliki sifat-sifat pribadi yang sebaik-baiknya. Perpecahan yang seperti itu bagi raja merupakan suatu ancaman. </p>
<p>Kekuatan untuk mengembangkan Kerajaannya menjadi kecil. Usaha raja itu hanya tinggal diarahkan untuk mempertahankan kedudukannya di dalam Kerajaan. Sebuah contoh yang klasik tentang hal semacam ini ialah perang saudara di Kerajaan Sidenreng dalam tahun 1831 dan tahun-tahun berikutnya. </p>
<p>Perlu kiranya disinggung dan lanjutkan di sini, bahwa yang dimaksud di atas itu ialah sewaktu di Sidenreng terjadi perpecahan. Bahkan perpecahan ini kemudian meningkat menjadi perang saudara untuk menentukan siapa yang akan menjadi addatuang atau raja Sidenreng. </p>
<p>Ada dua golongan yang saling berhadapan dan bertentangan yakni:<br />
1. 	Golongan<strong> La pangurisang </strong>yarg disokong dan dibantu oleh raja-¬raja atau Kerajaan-kerajaan Sawitto, Rappang dan kemudian juga oleh Barro.<br />
2. 	Golongan datu lain pula yang disokong dan dibantu oleh datu (= raja) Marioriawo (Soppeng), segolongan dari Wajo dan Bone. Dalam peperangan ini Belanda memperlihatkan peluang untuk mengada¬kan iritervensi. Belanda mendukung dan memberikan bantuannya kepada pihak la pangurisang berupa alat-alat senjata dan mesiu. </p>
<p>Dengan ini jelaslah bahwa sistim feodalisme dalam perkawinan (polygarni)mengandung unsur-unsur perpecahan yang sering mengundang intervensi dari luar. Perpecahan yang sering meningkat menjadi perang saudara ini sering pula memberi peluang kepada pihak kaum penjajah (Belanda) untuk mencampuri urusan dalam negeri kerajaan-kerajaan itu. Dengan dalih memberi bantuan yang adil kepada sahabat atau sekutu yang dipilihnya, Belanda mendapat kesempatan untuk mengadakan intervensi. Bantuan yang diberikan oleh Belanda itu bukanlah bantuan yang diberikan dengan cuma-cuma. Belanda selalu minta &#8220;upah&#8221; dan bantuan itu selalu ada kaitannya. Contoh yang jelas dapat kita lihat di dalam sejarah Kerajaan Mataram. Setiap ada perpecahan atau perang saudara di Mataram Belanda selalu mem¬berikan bantuan kepada pihak yang dipilihnya. </p>
<p>Raja yang kemudian memerintah, karena mendapat bantuan Belanda itu harus melepaskan sebagian hak dan kekuasaannya untuk diberikan kepada Belanda. Dengan demikian maka sedikit demi se¬dikit Kerajaan Mataram jatuh ke tangan kaum penjajah (Belanda). </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gowakingdom.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gowakingdom.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gowakingdom.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gowakingdom.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gowakingdom.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gowakingdom.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gowakingdom.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gowakingdom.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gowakingdom.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gowakingdom.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gowakingdom.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gowakingdom.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gowakingdom.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gowakingdom.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=20&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/pemilihan-dan-pengangkatan-seorang-raja-gowa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/227758612019926b6a77754c95f932b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">salajangki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Pemerintahan Kerajaan Gowa (3)</title>
		<link>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sistem-pemerintahan-kerajaan-gowa-3/</link>
		<comments>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sistem-pemerintahan-kerajaan-gowa-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 01:36:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salajangki</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah gowa]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[kesultanan gowa]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pemerintahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gowakingdom.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Sejarah Gowa, dahulu sebelum ada raja di Gowa, Gowa terdiri atas sembilan buah negeri atau daerah yang masing-masing dikepalai oleh seorang penguasa. Mereka ini merupakan raja-raja kecil di kesembilan negeri itu. Negeri-negeri itu ialah: Tombolo&#8217;, Lakiung, Saumata, Parang-Parang, Data&#8217;, Agang Je&#8217;ne&#8217;, Bisei, KalIi&#8217; atau KaIling dan Sero&#8217;. Kemudian kesembilan penguasa atau raja-raja keeil itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=16&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Sejarah Gowa, dahulu sebelum ada raja di Gowa, Gowa terdiri atas sembilan buah negeri atau daerah yang masing-masing dikepalai oleh seorang penguasa. Mereka ini merupakan raja-raja kecil di kesembilan negeri itu. </p>
<p>Negeri-negeri itu ialah: <strong>Tombolo&#8217;, Lakiung, Saumata, Parang-Parang, Data&#8217;, Agang Je&#8217;ne&#8217;, Bisei, KalIi&#8217; atau KaIling dan Sero&#8217;</strong>. </p>
<p>Kemudian kesembilan penguasa atau raja-raja keeil itu membentuk sebuah gabungan atau federasi. Gabungan ini diketuai oleh seorang pejabat yang disebut <strong>paccallaya</strong>. Beliau inilah yang bertindak sebagai ketua pemerintahan gabungan atau federasi Gowa. Paccallaya ini merupakan &#8220;ketua dewan&#8221; yang terdiri dari penguasa-penguasa yang bergabung itu. Paccallaya juga sering bertindak sebagai hakim tertinggi, apabila terjadi sengketa atau pertentangan di antara penguasa-penguasa yang bergabung dalam federasi Gowa itu. Penguasa-penguasa itu berdiri sendiri dan bebas mengatur pemerintahan di dalam daerahnya masing-masing. </p>
<p>Entah berapa lamanya pemerintahan gabungan itu berjalan. Pada suatu waktu paccallaya dan penguasa-penguasa atau raja-raja kecil itu masyguI. Mereka tidak mempunyai seorang raja. Tetapi me¬reka juga tidak mau memilih salah seorang di antara mereka untuk menjadi raja Gowa. </p>
<p>Tidak lama kemudian terdengarlah berita bahwa di sebuah tem¬pat lain di Gowa ada seorang putri yang turun dari kayangan. Maka paccallaya bersama kesembilan orang penguasa atau raja-raja kecil itu pun berangkat menuju ke tempat tersebut. Berita itu ternyata benar. Paccallaya dan kesembilan orang penguasa itu menemukan seorang wanita yang cantik. Wanita itu memakai sebuah kalung emas yang sangat indah buatannya. Siapa nama dan dari mana asal wanita cantik itu tidak diketahui. Hanya dikatakan bahwa wanita itu turun dari kayangan. Kemudian wanita itu dinamakan <strong>Tumanurunga</strong>, artinya orang yang turun dari langit. </p>
<p>Syahdan maka diangkatlah tumanurunga menjadi raja Gowa yang pertama. Dengan diangkatnya tumanurunga menjadi raja Gowa, maka kedudukan kesembilan orang penguasa itu mengalami perobahan. Kekuasaan mereka beralih dan jatuh ke tangan tumanurunga selaku raja atas seluruh daerah Gowa. Kemudian mereka hanya merupakan &#8220;<strong>kasuwiang salapanga</strong>&#8220;. Artinya pengabdi yang sembilan orang. Jadi mereka merupakan sembilan orang kepala negeri yang wajib berbakti atau mengabdi kepada raja Gowa. Kemudian lembaga kasuwiang salapanga ini berubah menjadi &#8220;<strong>bate salapanga</strong>&#8220;, artinya sembilan orang pemegang bendera atau pembawa panji. Kesembilan orang inilah yang kemudian menjadi anggota Hadat Sembilan kerajaan Gowa. </p>
<p>Adapun lembaga bate salapanga ini sudah kerap kali mengalami perubahan. Susunannya tidak lagi sarna dengan yang kita sebutkan di atas tadi. Demikianlah misalnya di sekitar tahun 1900 bate salapanga terdiri atas: Gallarang Mangngasa, Gallarang Tombolo, Gallarang Saumata, Gallarang Sudiang, Gallarang Paccellekang, Karaeng Pattallassang, Karaeng Bontomanai, Karaeng Manuju dan Karaeng Borisallo. </p>
<p>Bentuk pemerintahan Kerajaan Gowa di bawah pimpinan Tumanurung, yakni raja Gowa yang pertama, mengandung unsur-unsur demokrasi yang terbatas. Antara raja Gowa yang pertama (tumanurung) di satu pihak dan paccallaya bersama kasuwiang salapanga di lain pihak ada dibuat sebuah ikrar atau perjanjian. Dalam perjanjian itu disebutkan tentang pembagian tugas dan batas-batas wewenang antara raja yang memerintah di satu pihak dan rakyat yang di perin¬tah yang diwakili oleh kasuwiang salapanga di lain pihak. </p>
<p>Dalam ikrar atau perjanjian yang dibuat antara raja Gowa yang pertama dan kasuwiang salapanga itu dapat dilihat dengan jelas bahwa pada mulanya pemerintahan Kerajaan Gowa mengandung unsur-unsur demokrasi yang terbatas. Akan tetapi lambat-laun unsur-unsur demokrasinya menjadi kabur dan unsur-unsur Kerajaan mutlak (absolute monar¬chie) makin lama makin menonjol. Raja seolah-olah menguasai seluruh hidup dan matinya rakyat. Kehendak raja Gowa adalah undang-undang dan tidak boleh dibantah. </p>
<p>Memang benar ada lembaga perwakilan rakyat yang disebut kasuwiang salapanga atau bate salapanga, akan tetapi lembaga ini tidak mempunyai arti yang lebih dari pada apa yang disebut dewan atau majelis sembilan orang untuk memilih raja. Para anggota bate salapanga itu tidak mempunyai wewenang untuk membuat undang¬-undang atau peraturan-peraturan. Mereka tidak mempunyai wewe¬nang untuk menjalankan pernerintahan di seluruh kerajaan. Mereka harus taat dan menjalankan segala perintah raja. Bahkan kemudian mereka pun tidak lagi merupakan badan penasehat. Raja memerintah secara mutlak. Sabda baginda merupakan undang-undang yang harus ditaati dan dilaksanakan. </p>
<p>Selain jabatan-jabatan yang telah disebutkan tadi, ada lagi beberapa jabatan penting dalam susunan pemerintahan Kerajaan Gowa yang perlu juga disebutkan di sini, antara lain: </p>
<p><strong>Anrong-guru-Lompona tumak-kajannangnganga</strong>. Dia inilah yang menjadi panglima pasukan-pasukan Kerajaan Gowa pada masa ada perang. Pada masa damai beliau ditugaskan menjaga agar orang-orang mentaati dan melaksanakan segala perintah raja Gowa. Jikalau ada orang yang membangkang dan dianggap perlu mempergunakan tin¬dakan kekerasan, maka itu adalah tugas karaeng tumakajannangngang. Ia bertugas menumpas pemberontakan dan memberantas pengacau-pengacau yang mengganggu keamanan dalam negeri Kerajaan Gowa. Ia juga bertugas menjaga keamanan pribadi raja Gowa dan keluarga baginda. </p>
<p>Di bawah anrong-guru-Lompona tumak-kajannangnganga ada lagi jabatan yang disebut “<strong>Lomo- tumak-kajannangnganga”</strong>. Sebagai wakil atau pengganti panglima perang ia meneruskan segala perintah ka¬raeng tumakajannangnganga kepada para bawahannya yang disebut anronggurunna tumakkajannangnganga.  </p>
<p>Kemudian ada lagi jabatan penting sebagai pemimpin pasukan yakni yang disebut <strong>Anrong-Guru-Lompona tu Bontoalaka</strong>. Ia adalah pemimpin tertinggi pasukan-pasukan orang-orang Bontoala. Perlu diketahui bahwa Bontoala adalah sebuah kampung di bagian timur Kota Makasar atau Ujung Pandang. Kampung ini merupakan tempat tinggal orang-orang tawanan perang yang kemudian dimerdekakan dan menjadi rakyat atau warga Kerajaan Gowa. Mereka ini kemudian mempunyai seorang kepala atau pemimpin sendiri yang disebut Karaeng Bontoala (karaeng = raja). Seperti yang akan kita ketahui pula nanti, setelah peperangan antara Kerajaan Gowa dan VOC berakhir, maka Kampung Bontoala diduduki oleh Aru Palakka. Di sinilah Aru Palakka tinggal dan kemudian juga wafat. Oleh karena itu pulalah maka Aru Palakka memperoleh gelar anumerta &#8220;matinrowe ri Bontoala&#8221; artinya yang tidur (yang wafat) di Kampung Bontoala.</p>
<p>Di bawah karaeng bontoala atau anrong-guru-lompona tu bontoalaka ada lagi pemimpin-pemimpin orang-orang Bontoala yang disebut <strong>anrong-gurunna tu bontoalaka</strong>. </p>
<p>Ada lagi jabatan atau pangkat yang disebut &#8220;<strong>Bate-Anak-Karaeng</strong>&#8220;. Mula-mula daerah kekuasaan &#8220;bate anak karaeng&#8221; merupakan daerah-daerah yang bebas dan berdiri sendiri. Kemudian daerah-daerah ini dikalahkan dan menjadi daerah takluk Kerajaan Gowa, lalu daerah-daerah itu dihadiahkan oleh raja Gowa kepada salah seorang &#8220;anak karaeng&#8221; atau anak raja/anak bangsawan yang mungkin dianggap berjasa. &#8220;Anak karaeng&#8221; inilah yang menjadi raja kecil atau penguasa di daerah &#8220;bate-anak-karaeng&#8221; itu. Semua orang di daerah itu harus tunduk dan melaksanakan segala perintah &#8220;anak karaeng&#8221; yang men¬dapat hadiah dari raja Gowa itu. Lazimnya mereka yang memperoleh daerah &#8220;bate-anak-karaeng&#8221; itu masih berkeluarga dekat juga dengan raja yang berkuasa. Oleh karena itu maka tidaklah terlalu menghe¬rankan jikalau di dalam upacara-upacara adat yang resmi para &#8220;bate-anak-karaeng&#8221; ini didudukkan di tempat yang terhormat. Bahkan sering di tempat yang lebih tinggi tingkatnya dari pada para anggota bate salapanga. </p>
<p><strong>Sabannara</strong> atau syahbandar  merupakan pula jabatan yang cukup penting di dalam Kerajaan Gowa yang merupakan Kerajaan maritim. Sabannara membantu raja mengurus soal keluar masuknya perahu¬perahu di pelabuhan Kerajaan. Sabannara ini rnengurus soal pemasukan uang pajak bea dan cukai.  Selain itu sabannara sering ditugaskan mengurus soal pemasukan uang untuk harta kekayaan raja sendiri. Dahulu Kerajaan Gowa mempunyai dua orang sabannara, yakni Sabannara Towa dan Sabannara Lolo. Pangkat sabannara biasanya dijabat oleh se¬orang bangsawan, keturunan atau keluarga raja. Bahkan semua jabat¬an penting yang sudah kami sebutkan tadi, sedapat rnungkin dijabat oleh orang-orang bangsawan keluarga raja. </p>
<p>Soal-soal agama, perwakilan dan lain-lainnya diurus oleh syara&#8217;  yang dikepalai oleh seorang <strong>qadhi</strong>. Ia dibantu oleh pegawai-pegawai atau petugas-petugas syara&#8217; seperti : imam, khatib, bilal, doja dan lain-lain. </p>
<p>Selain jabatan-jabatan yang sudah disebutkan tadi, masih ada lagi beberapa pangkat atau jabatan yang patut disebutkan pula di sini antara lain: karaeng, gallarang, anrong guru, jannang, pabbicara, matowa dan lain-lain. Mereka ini biasanya mengepalai pemerintahan sebuah wilayah atau daerah. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gowakingdom.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gowakingdom.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gowakingdom.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gowakingdom.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gowakingdom.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gowakingdom.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gowakingdom.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gowakingdom.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gowakingdom.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gowakingdom.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gowakingdom.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gowakingdom.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gowakingdom.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gowakingdom.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=16&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sistem-pemerintahan-kerajaan-gowa-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/227758612019926b6a77754c95f932b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">salajangki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Pemerintahan Kerajaan Gowa (2)</title>
		<link>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/12/</link>
		<comments>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/12/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 01:26:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salajangki</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah gowa]]></category>
		<category><![CDATA[kesultanan gowa]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pemerintahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gowakingdom.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menjalankan pemerintahan raja Gowa dibantu oleh beberapa orang pembesar atau pejabat kerajaan, antara lain: : 1. Pabbicara butta. Arti sebenamya, ialah juru bicara tanah atau juru bicara negeri. 2. Tumailalalang Towa (tu = orang; ilalang = dalam; towa = tua). 3. Tumailalang-Iolo (Tu = orang; ilalang = dalam; lolo = muda). Di samping itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=12&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam menjalankan pemerintahan raja Gowa dibantu oleh beberapa orang pembesar atau pejabat kerajaan, antara lain: :<br />
1.	Pabbicara butta. Arti sebenamya, ialah juru bicara tanah atau juru bicara negeri.<br />
2.	Tumailalalang Towa (tu = orang; ilalang = dalam; towa = tua).<br />
3.	Tumailalang-Iolo (Tu = orang; ilalang = dalam; lolo = muda).</p>
<p>Di samping itu raja Gowa dibantu oleh sebuah lembaga &#8220;perwakilan rakyat&#8221; yang disebut &#8220;<strong>Bate Salapanga</strong>&#8221; (bate = panji, bendera; salapang = sembilan). Jadi bate salapanga berarti pemegang bendera atau pembawa panji yang sembilan orang. Mula-mula lembaga ini disebut &#8220;<strong>Kasuwiang Salapanga</strong>&#8221; (kasuwiang = mengabdi; salapang = sembilan). Jadi kasuwiang salapanga berati pengabdi yang sembilan orang. Lembaga &#8220;kasuwiang salapanga&#8221; yang kemudian menjadi &#8220;bate salapanga&#8221; ini memang terdiri atas sembilan orang anggota.</p>
<p>Keterangan lebih lanjut tentang para pembantu raja ini sebagai berikut:<br />
1.    <strong>Pabbicara butta</strong> adalah orang kedua sesudah raja Gowa. Jadi jabatan pabbicara butta dapat  disamakan dengan perdana menteri, mahapatih atau mangkubumi Kerajaan Gowa. Seperti kita ketahui di dalam Sejarah Gowa, pada masa pemerin¬tahan raja Gowa yang ke-9 bemama Tumapa’risi Kallonna, Kerajaan Gowa dan Kerajaan Tallo disatupadukan kembali. Penyatuan kedua Kerajaan itu dikuatkan oleh ucapan sumpah raja-raja dan para pem¬besar kedua kerajaan itu. Sumpah itu di dalam bahasa Makasar ber¬bunyi: “Ia Iannamo Tau Ampassi Ewai Gowa-Tallo Iamo Nacalla Re¬wata&#8221;. artinya: &#8220;Siapa-siapa saja yang mengadudomba Kerajaan Gowa dan Kerajaan Tallo, maka orang itu akan dikutuk oleh dewata”.</p>
<p>Sejak itulah Kerajaan Gowa dan Kerajaan Tallo, terutama dalam hubungan keluar, merupakan satu kerajaan yang bersatu. Betapa kokoh¬nya perpaduan antara kedua kerajaan bersaudara itu dapat kita lihat dalam ungkapan bahasa Makasar: &#8220;<strong>Rua Karaeng Se&#8217;re At</strong>a&#8221;, artinya: “Dua raja namun satu hamba”.  Maksudnya, dua raja memerintah atas rakyat  yang tetap satu. Sejak itu pulalah raja Tallo dan keturunan pengganti baginda pada lazimnya diangkat menjadi pabbicara butta atau mangkubumi Kerajaan Gowa.</p>
<p>Pabbicara butta atau mangkubumi Kerajaan Gowa yang merangkap menjadi raja Tallo dan yang terkenal di dalam sejarah, antara lain ialah:<br />
a. <strong>Karaeng Matoaya</strong> yang juga terkenal dengan nama dan gelar Sultan Abdullah Awalul Islam Tumenanga ri Agamana. la adalah raja dl Sulawesi Selatan yang mula-mula sekali memeluk agama Islam. Yang mengislamkan ialah Khatib Tunggal Abdul Makmur yang juga lebih dikenal oleh orang-orang di Sulawesi-Selatan dengan gelarnya Dato ri Bandang.</p>
<p>Ada tiga orang yang terkenal sebagai penyebar agama Islam di Sulawesi Selatan. Yang pertama ialah Khatib Tunggal alias Dato&#8217; ri Bandang. la bersama dua orang temannya lagi, yakni Khatib Sulai¬man yang juga terkenal dengan gelarnya Dato&#8217; ri Patimang dan Khatib Bungsu yang kemudian terkenal pula dengan gelarnya Dato&#8217; ri Tiro karena ia wafat di Desa Tiro. Khatib Tunggal alias Dato&#8217; ri Bandang ini adalah seorang ulama yang berasal dari Kota Tengah di Minangkabau (Sumatra Barat). Oleh karena itu ia diberi gelar Dato&#8217;. Gelar ini berasal dari gelar orang-orang Minangkabau &#8220;Datuk&#8221;.</p>
<p>Karaeng Matoaya memeluk agama Islam pada tanggal 9 Jumadil awal tahun 1014 Hijrah atau tanggal 22 September 1605. Oleh ka¬rena baginda adalah raja yang mula-mula sekali memeluk agama Islam di Sulawesi Selatan, maka baginda mendapat gelar Sultan Abdullah Awalul Islam. Ia terkenal sangat taat pada agamanya (agama Islam). Oleh karena itu, setelah ia wafat pada tanggal 10 Oktober 1636 di Tallo, mendapat gelar Anumerta Tumenanga ri Agamana, artinya: raja atau orang yang wafat dalam agamanya. Ada juga yang menyebut Tumenanga ri Tappa&#8217;na, artinya raja atau orang yang wafat dalam kepercayaannya. Ialah yang berjasa mengajak kemenakannya yakni Sultan Alauddin raja Gowa yang ke-14 untuk masuk agama Islam.</p>
<p>Tidak lama kemudian agama Islam telah menjadi agama keraja¬an di Gowa. Sembahyang Jum&#8217;at yang pertama di Tallo diadakan pada tanggal 9 Nopember 1607 atau tanggal 19 bulan Rajab, tahun 1016 Hijriah. Setelah Kerajaan Gowa dan Kerajaan Tallo menjadi Kerajaan Islam dan raja-rajanya telah memperoleh gelar sultan, kedua Kerajaan itu menjadi pusat penyebaran agama Islam di seluruh daerah Sulawesi Selatan. Dalam hal ini Karaeng Matoaya ,alias Sultan Abdullah Awwalul Islam, raja Tallo yarng ke-6, merangkap sebagai tumabbicara butta Kerajaan Gowa, sangat besar sekali jasanya.</p>
<p>b. <strong>Karaeng Pattingalloang</strong>, raja Tallo yang ke-8 yang menjabat pula sebagai pabbicara butta Kerajaan Gowa pada zaman pemerintah¬an raja Gowa yang ke-15 bernama Sultan Muhammad Said Tumenanga ri Papambatunna.</p>
<p>Karaeng Pattingaloang terkenal sebagai seorang yang cendekia dan menguasai serta mahir berbahasa beberapa bahasa asing. Karaeng Pattingaloang terkenal pula dengan nama dan gelar baginda Sultan Mahmud Tumenanga ri Bontobiraeng.</p>
<p>Pabbicara butta biasa pula menjadi wali dan pemangku raja jikalau putra. mahkota atau raja masih belum mencapai usia untuk me¬megang sendiri tampuk pemerintahan. Pabbicara butta mempunyai pengaruh dan kekuasaan yang besar sekali. Jikalau raja belum men¬capai usia dewasa, maka pabbicara buttalah yang memerintah atas nama raja Gowa. Pada rnulanya jabatan pabbicara butta diadakan ka¬rena putra mahkota atau raja Gowa masih belum dewasa. Kemudian jabatan pabbicara butta tetap ada meskipun raja sudah dewasa dan memegang sendiri pemerintahan. Tugas pabbicara butta di dalam ba¬hasa Makasar sering pula disebut &#8220;MabbaIigau&#8221; artinya membantu (raja Gowa) memerintah atau pasangan dalam memerintah. Demi¬kianlah sejak dari batara Gowa menjadi raja Gowa ke-7 dan Karaeng Loe ri Sero menjadi raja Tallo yang pertama raja-raja Tallo selalu menjadi Baligau (patih) raja Gowa.</p>
<p>2.       <strong>Tumailalang Towa</strong>. la adalah seorang pejabat atau pembesar kerajaan yang menyampaikan dan meneruskan segala perintah raja Gowa kepada bate salapanga, kepada para kepala distrik atau kepala wilayah, kepada para bate anak karaeng dan lain-lain. la menjaga pula agar supaya segala perintah raja Gowa dilaksanakan sungguh-sungguh. Ia sering pula memimpin sidang-sidang yang diadakan untuk membicarakan soal-soal yang sangat penting sifatnya. Tumailalang towalah yang menyampaIkan kepada sidang tersebut segala kehendak dan titah raja Gowa. Segala keputusan, saran-saran atau pesan-pesan raja Gowa disampaikan oleh tumailalang towa.</p>
<p>3. 	<strong>Tumailalang Lolo</strong>. Pejabat atau pembesar kerajaan ini selalu berada di dekat raja Gowa. Beliau inilah yang menerima usul-usul dan permohonan untuk disampaikan kepada raja Gowa. Ia menerus¬kan segala perintah raja Gowa mengenai soal-soal rumah tangga is¬tana. Di dalam masa perang beliau sering bekerja bersama dengan panglima pasukan-pasukan Kerajaan Gowa yang disebut &#8220;anrong¬guru-lompona-tumak-kajannangnganga&#8221;. Mereka sering membicarakan dan merencanakan segala soal yang bersangkut-paut dengan soal peperangan.</p>
<p>Jabatan tumailalang towa dan tumailalang lolo diangkat dan di¬pecat oleh raja Gowa. Ada juga yang mengatakan bahwa tumailalang towa dan tumailalang lolo yang menghubungkan secara timbal balik antara pemerintah atau raja Gowa dan rakyat Gowa yang diwakili oleh bate salapanga.</p>
<p>Dahulu kedua fungsi itu dipegang oleh pacallaya, lalu oleh Tumailalang (orang yang di dalam). Jadi mula-mula tumailalang yang menggantikan kedudukan paccallaya hanya ada satu orang saja. Kemudian dijadikan dua orang, yakni tumailalang towa dan tumai¬lala lolo. Fungsinya pun dipecah menjadi dua, yakni : Hubungan dari raja Gowa ke bate salapanga dipegang oleh tumailalang towa se¬dang hubungan dari batesalapanga ke raja Gowa harus melalui tu¬mailalang lolo. Jadi dengan demikian bate salapanga dapat disamakan .dengan parlemen atau Dewan Perwakilan Rakyat.</p>
<p>4.	<strong>Bate Salapanga</strong>. Seperti yang sudah dikatakan tadi, lembaga Ini terdiri dari sembilan orang anggota. Tiap anggota bate salapanga adalah kepala pemerintahan di wilayah yang merupakan federasi Gowa. Dahulu Gowa merupakan suatu federasi yang terdiri dari sembilan buah negeri atau daerah. Tiap-tiap negeri atau daerah itu di kepalai oleh seorang penguasa yang merupakan raja kecil. Sembilan orang penguasa itulah yang mula-mula menjadi anggota Hadat Gowa yang disebut Bate Salapanga. Ketua dari bate salapanga disebut pacallaya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gowakingdom.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gowakingdom.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gowakingdom.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gowakingdom.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gowakingdom.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gowakingdom.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gowakingdom.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gowakingdom.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gowakingdom.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gowakingdom.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gowakingdom.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gowakingdom.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gowakingdom.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gowakingdom.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=12&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/12/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/227758612019926b6a77754c95f932b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">salajangki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Pemerintahan Kerajaan Gowa (1)</title>
		<link>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sistem-pemerintahan-kerajaan-gowa-1/</link>
		<comments>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sistem-pemerintahan-kerajaan-gowa-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 01:16:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salajangki</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah gowa]]></category>
		<category><![CDATA[kesultanan gowa]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pemerintahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gowakingdom.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Kerajaan-kerajaan seperti: Luwu, Bone, Wajo dan Gowa mempunyai susunan pemerintahan sendiri-sendiri. Susunan pemerintahan kerajaan-kerajaan itu berbeda-beda dan tidak sama keadaannya. Kerajaan Gowa diperintah oleh seorang raja yang disebut Sombaya. Selain dari raja Gowa yang pertama, tahta Kerajaan Gowa tidak pernah diduduki oleh seorang wanita. Raja Gowa yang pertama disebut &#8220;Tumanurung&#8220;, artinya orang yang turun dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=10&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kerajaan-kerajaan seperti: Luwu, Bone, Wajo dan Gowa mempunyai susunan pemerintahan sendiri-sendiri. Susunan pemerintahan kerajaan-kerajaan itu berbeda-beda dan tidak sama keadaannya. </p>
<p>Kerajaan Gowa diperintah oleh seorang raja yang disebut Sombaya. Selain dari raja Gowa yang pertama, tahta Kerajaan Gowa tidak pernah diduduki oleh seorang wanita. Raja Gowa yang pertama disebut &#8220;<strong>Tumanurung</strong>&#8220;, artinya orang yang turun dari langit atau ka¬yangan. Menurut cerita yang tersebut dalam buku Sejarah Gowa, Tumanurung turun dari langit. Karena baginda turun di daerah Tamalate di Gowa, maka baginda sering pula disebut Tumanurunga ri Tamalate, artinya orang yang turun di Tamalate. Jadi sungguh¬pun raja Gowa yang pertama adalah seorang wanita, namun setelah baginda wafat, tidak pernah lagi tahta Kerajaan Gowa diduduki oleh seorang wanita. Rupanya sejak itu seorang wanita tidak dapat menduduki tahta Kerajaan Gowa. </p>
<p>Lain halnya di Kerajaan Luwu atau di Kerajaan Bone. Seorang wanita dapat dan berhak menduduki tahta Kerajaan. Demikianlah misalnya Kerajaan Bone mengenal beberapa orang raja atau raja pe¬rempuan yang terkenal di dalam sejarah. Kita sebutkan antara lain: We Banrigau Daeng Marowa Arung Majang (ratu Bone yang keempat), we Tenrituppu Matinroe ri Sidenreng (ratu Bone yang kesepuluh), Batari Toja Arung Timurung, I Maning Aru Data Matinroe ri Kassi (raja Bone ke-25) dan Basse Kajuara Palaengngi Passempe.</p>
<p>Seorang raja Gowa yang paling dikehendaki dan yang paling memenuhi syarat, adalah yang disebut Karaeng Ti&#8217;no (Karaeng = raja, Ti’no = masak atau matang) . Karaeng Ti&#8217;no di Gowa ialah seorang yang baik ayah maupun Ibunya berdarah bangsawan tertinggi dan harus seorang keturunan langsung dari Tumanurunga ri Tamalate (Ratu atau raja Gowa yang pertama). </p>
<p>Raja Gowa mempunyai kekuasaan yang mutlak (absolut). Betapa mutlaknya kekuasaan raja Gowa dapatlah kita gambarkan pada sebuah kalimat dalam bahasa Makassar : “ <strong>Makkanama’ Numammio</strong>’&#8221; yang  artinya : “Aku berkata dan engkau mengiyakan”. Maksudnya, Aku bertitah dan engkau hanya mengiyakan saja. Jadi segala titah atau perintah raja Gowa harus ditaati dan dipatuhi. Segala kata-kata raja Gowa harus dilaksanakan, tidak boleh dibantah sedikit pun. Begitu mutlaknya ke¬kuasaan seorang raja Gowa. </p>
<p>Seperti dikatakan tadi, calon raja Gowa yang paling disenangi dan yang paling memenuhi syarat ialah apa yang disebut seorang dari golongan atau tingkatan &#8220;karaeng ti&#8217;no&#8221; artinya baik ayah ibunya adalah berdarah bangsawan tertinggi dan seorang keturunan langsung dan Tumanurunga ri Tamalate, raja Gowa yang pertama.Calon atau putera raja yang demikian itu disebut &#8220;<strong>ana Pattola</strong>” artinya “anak pengganti raja&#8221; (mattola = mengganti, menggantikan; pattola = pengganti).</p>
<p>Ada dua macam atau dua cara pelantikan raja Gowa yang pertama disebut “<strong>Nilanti’</strong> (dilantik) dan yang kedua disebut “nitogasa” (ditugaskan). Jikalau calon raja itu seorang karaeng Ti’no, anak pattola sejati, maka ia akan “nilanti”. Akan tetapi jikalau calon raja itu bukan seorang Karaeng Ti’no, bukan anak pattola sejati, maka ia hanya “<strong>nitogasa</strong>”.</p>
<p>Upacara penobatan raja Gowa yang disebut “nilanti” dilakukan di tamalate. Upacara ini dilakukan di atas sebuah batu yang menurut riwayat adalah tempat Tumanurunga turun dari langit. Upacara pelantikan yang disebut “nitogasa” dilakukan di depan istana saja. Tentu saja upacara “nilanti” lazimnya lebih megah, meriah dan lebih besar sifatnya dari pada upacara “nitogasa”. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gowakingdom.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gowakingdom.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gowakingdom.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gowakingdom.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gowakingdom.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gowakingdom.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gowakingdom.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gowakingdom.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gowakingdom.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gowakingdom.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gowakingdom.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gowakingdom.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gowakingdom.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gowakingdom.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=10&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sistem-pemerintahan-kerajaan-gowa-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/227758612019926b6a77754c95f932b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">salajangki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sulawesi Selatan</title>
		<link>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sulawesi-selatan/</link>
		<comments>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sulawesi-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 00:28:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salajangki</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah gowa]]></category>
		<category><![CDATA[kesultanan gowa]]></category>
		<category><![CDATA[sulawesi selatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gowakingdom.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Untuk memperoleh gambaran dan pengetahuan yang lebih luas, tidak ada buruknya, bahkan mungkin sangat besar faedahnya jikalau kita mengetahui beberapa hal tentang Sulawesi Selatan pada umum¬nya dan Kerajaan Gowa khususnya. Seperti diketahui, Sultan Hasanudin adalah raja Gowa yang keenambelas. Jikalau kita melihat peta tanah-air kita, maka di antara Pulau-pulau Sunda Besar tampak sebuah pulau yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=3&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk memperoleh gambaran dan pengetahuan yang lebih luas, tidak ada buruknya, bahkan mungkin sangat besar faedahnya jikalau kita mengetahui beberapa hal tentang Sulawesi Selatan pada umum¬nya dan Kerajaan Gowa khususnya. Seperti diketahui, Sultan Hasanudin adalah raja Gowa yang keenambelas.</p>
<p>Jikalau kita melihat peta tanah-air kita, maka di antara Pulau-pulau Sunda Besar tampak sebuah pulau yang betuknya hampir me¬nyerupai bentuk sebuah huruf &#8220;K&#8221;, yaitu Pulau Sulawesi. Pulau ini mempunyai empat buah jazirah, yakni: Jazirah Utara, Jazirah Timur Laut, Jazirah Tenggara dan Jazirah Barat Daya.</p>
<p>Jazirah Barat Daya dan Jazirah Tenggara serta pulau-pulau di sekitarnya dahulu termasuk Propinsi atau Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan dan Tenggara. Kemudian wilayah ini dipisah menjadi dua bagian atau dua propinsi, yakni: Propinsi Sulawesi Selatan dengan ibukotanya Makassar atau Ujung Pandang dan Propinsi Sulawesi Tenggara dengan ibukotanya Kendari.<br />
<span id="more-3"></span><br />
Kerajaan Gowa yang dipimpin oleh Sultan Hasanudin terletak di ujung selatan Jazirah barat daya Pulau Sulawesi. Jikalau kita memperhatikan letak Pulau Sulawesi dan letak Kerajaan Gowa khususnya, maka dapatlah kita melihat betapa baik dan betapa strategisnya letak Kerajaan Gowa ini.</p>
<p>Kerajaan Gowa dan ibukotanya yang terkenal de¬ngan nama Sombaopu terletak di pantai Selat Makassar. Selat inilah yang memisahkan Pulau Sulawesi dan Pulau Kalimantan. Di Selat Makassar inilah letak kerajaan yang tertua di Indonesia, yakni Kerajaan Kutai. Seperti diketahui, Kerajaan Kutai terletak di tepi aliran Sungai Mahakam di Kalimantan Timur. Selat Makasaar sejak dahulu kala, yakni sejak zaman pemerintahan raja Mulawarman dari Kerajaan Kutai (abad kelima Masehi), sudah menjadi lalu-lintas perdagangan yang terkenal. Sudah sejak abad kelima Masehi Selat Makasar ramai dilalui oleh orang-orang baik dari dalam maupun luar negeri. Sudah sejak abad kelima di Selat Makassar terdapat  Kerajaan yang ramai dan makmur keadaannya.</p>
<p>Kemudian di Selat Makassar muncul Kerajaan Gowa, Kerajaan ini terletak di tengah-tengah lalu lintas pelayaran dan perdagangan yang rarnai antara Nusantara bagian barat dan Nusantara bagian timur. Kerajaan Gowa menjadi pusat perhubungan antara Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, bahkan Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaka di se¬belah barat dengan Kepulauan Maluku dan Kepulauan Nusa Tenggara di sebelah timur. Seperti diketahui, pada abad ketujuh belas, kepulauan Maluku merupakan tujuan utama dari pada kedatangan pedagang-pedagang asing, terutama orang-orang Belanda (VOC) yang dihing¬gapi demam rempah-rempah. Di Kepulauan Maluku rempah-rempah melimpah-ruah.</p>
<p>Seperti diketahui rakyat Sulawesi Selatan seperti orang-orang Bugis, orang-orang Makassar dan orang-orang Mandar pada umumnya berjiwa pelaut. Mereka terkenal sebagai pelaut-pelaut yang ulung dan gagah berani. Dengan perahu-perahu layarnya yang lincah dan laju mereka mengarungi lautan. Mereka berlayar menghubungkan negeri yang satu dengan negeri yang lain di daerah Sulawesi-Selatan sendiri. Mereka lazimnya membawa hasil bumi, terutama beras dan barang-barang dengan lainnya. Mereka juga menjelajah lautan Nusantara dan mengunjungi negeri-negeri yang jauh seperti: Pulau-pulau Maluku dan Nusa Tenggara di sebelah timur, bahkan sampai ke Pulau Timor dan Australia bagian utara.</p>
<p>Menurut penelitian para ahli bahkan sudah sejak zaman prasejarah telah ada hubungan antara Sulawesi Selatan dan Australia bagian utara. Pelaut-pelaut penangkap teripang dari Sulawesi Selatan sudah sejak zaman dahulu sampai ke pantai utara Benua Australia.</p>
<p>Di sebelah barat Pulau Kalimantan, Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dicapai pula oleh pelaut-pelaut yang ulung dan gagah berani ini. Perahu-perahu layar mereka yang besar disebut &#8220;<strong>pinisi</strong>&#8220;, yang lebih keeil lagi disebut &#8220;<strong>lambo</strong>&#8221; dan ada lagi berbagai jenis lainnya. Dengan perahu-perahu layarnya yang lincah dan laju itulah mereka mengarungi lautan dan samudra yang luas membawa barang-barang dagangan seperti beras, kayu, rempah-rempah yang sangat diperlu¬kan dan lain-lain.</p>
<p>Pelaut-pelaut Sulawesi-Selatan yang ulung dan gagah-berani itu tidak gentar mengarungi lautan-lautan yang jauh menghadapi ombak dan badai yangdahsyat serta penlmpok-perampok dan bajak laut¬bajak laut yang kejam. Dengan perahu-perahu layarnya yang lincah dan laju, pelaut-pelaut Sulawesi Selatan ini bahkan sampai ke Negeri-¬negeri Sulu, Mindanao, Siam, Hongkong, Makao, Malaka, Kalikut di India, dan juga bukan tidak mungkin sampai ke Pulau Madagaskar dan pantai timur Benua Afrika.</p>
<p>Tradisi yang terbawa oleh keadaan alam tanah airnya dan baha¬ya-bahaya yang sering mengancam di lautan menempa jiwa rakyat Sulawesi Selatan menjadi pelaut-pelaut yang ulung dan gagah berani. Mereka menjadi pelaut dan pedagang yang ulet serta tekun. Mereka senantiasa percaya kepada kemampuan yang ada pada diri mereka.</p>
<p>Jikalau Indonesia terkenal sebagai negara ribuan pulau yang berserakan dengan kebudayaannya yang beraneka ragam, maka keanekaragaman itu tampak dengan jelas di Sulawesi. Di Jazirah Barat Daya saja tinggal bermacam-macam suku bangsa. Tiap-tiap suku bangsa itu mempunyai bahasa daerah, adat-istiadat dan kesenian sendiri-sendiri. Di Jazirah Barat Daya tinggal antara lain suku Bugis, suku Makassar, suku Mandar dan suku Toraja.</p>
<p>Di Sulawesi-Selatan terdapat banyak kerajaan besar maupun kecil. Kerajaan-kerajaan yang terbesar dan terpenting ialah:<br />
•	Kerajaan Gowa. Rajanya disebut <strong>Sombaya</strong> artinya (raja) yang disembah.<br />
•	Kerajaan Luwu. Rajanya disebut <strong>Mappajunge</strong> atau <strong>Pajunge</strong> artinya (raja) yang berpayung.<br />
•	Kerajaan Bone. Rajanya disebut <strong>Mangkau&#8217;e</strong> artinya (raja) yang bertakhta memerintah.</p>
<p>Demikianlah di Sulawesi Selatan kita mengenali tiga orang raja yang terbesar dan terpenting, yakni Sombaya Ri Gowa (artinya yang disembah di Gowa), Pajunge Ri Luwu&#8217; (artinya yang berpayung di Luwu) dan Mangkau&#8217;e Ri Bone (artinya yang bertahta atau yang memerintah di Bone). Selain ketiga kerajaan tersebut di Sulawesi Selatan masih banyak kerajaan yang merupakan swapraja-swapraja atau daerah-daerah yang berpemerintahan sendiri. Daerah-daerah itu mempunyai kepala-kepala atau raja-raja sendiri. Raja-raja ini biasanya memerintah dengan bebas di daerah masing-masing. Mereka tidak takluk atau menggantungkan diri pada ketiga atau salah satu dari ke¬tiga kerajaan yang disebutkan tadi (Gowa, Luwu atau Bone). Diantara kerajaan-kerajaan itu terdapat antara lain: Kerajaan Soppeng, Kerajaan Wajo, Kerajaan Tanete, Kerajaan Barru dan lain¬lain.</p>
<p>Selain itu, terdapat pula federasi-federasi atau gabungan-gabung¬an beberapa kerajaan seperti: Ajatappareng atau lengkapnya Lima Ajatappareng yang berarti lima(kerajaan) di sebelah barat danau (tappareng = danau). Federasi atau gabungan kerajaan ini terdiri dari: Kerajaan Sawitto, Kerajaan Sidenreng, Kerajaan Suppa, Kerajaan Mallusetasi&#8217; dan Kerajaan Rappang. Federasi Massenrempulu&#8217; yang berarti kerajaan-kerajaan di sekitar atau yang mengitari gunung. Federasi atau gabungan kerajaan ini terdiri atas Kerajaan Enrekang, Kerajaan Maiwa, Kerajaan Malluwa, Keraja¬an AlIa&#8217; dan Kerajaan Bonobatu.</p>
<p>Jikalau Kerajaan Gowa dan Kerajaan Tallo merupakan kerajaan orang-orang suku Makasar, maka Kerajaan Luwu, Kerajaan Bone, Kerajaan Soppeng, Kerajaan Wajo, Kerajaan Tanete, Kerajaan Sawitto dan lain-lain merupakan kerajaan orang-orang suku Bugis. Demikian pula terdapat kerajaan-kerajaan orang-orang suku Mandar seperti: Kerajaan Balanipa, Kerajaan Binuang, Kerajaan Campalagiang, Kerajaan Pambuang, Kerajaan Cenrana, Kerajaan Tapalang dan Kerajaan Mamuju. Raja-raja orang Mandar disebut &#8220;<strong>Maraddia</strong>&#8220;. Jadi ada Maraddia Balanipa, Maraddia Campalagiang, Maraddia Mamuju dan lain-lain.</p>
<p>Raja-raja orang Makassar disebut &#8220;karaeng&#8221; sedangkan raja-raja suku bugis disebut “aru” atau “arung”. Disamping kerajaan-kerajaan suku Makassar, suku Bugis dan Mandar, terdapat pula kerajaan-kerajaan orang-orang suku Toraja, misalnya : Kerajaan Makale, Kerajaan Sangalla dan Kerajaan Mengkendek. Singkatnya, di sulawesi selatan  terdapat amat banyak kerajaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gowakingdom.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gowakingdom.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gowakingdom.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gowakingdom.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gowakingdom.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gowakingdom.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gowakingdom.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gowakingdom.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gowakingdom.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gowakingdom.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gowakingdom.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gowakingdom.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gowakingdom.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gowakingdom.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gowakingdom.wordpress.com&amp;blog=5677454&amp;post=3&amp;subd=gowakingdom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gowakingdom.wordpress.com/2008/12/06/sulawesi-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/227758612019926b6a77754c95f932b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">salajangki</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
